Bali HAY.......

Hasil gambar untuk bali

Bali adalah pulau yang baik ahahahah.
Bali adalah pulau yang menarik untuk di kunjungi untuk liburan bersama keluarga dan teman teman. Sekkarang akan menceritakan sedikit pengalaman berlibur kebali bersama teman Universitas PGRI Semarang .

bus saya di masuki oleh pemandu wisata yang akan menjelaskan asal muasal atau keindahan wisata tersebut. lokasi pertama yang di kunjungi adalah tanah Lot.
 Keberadaan Pura di pulau dewata Bali dengan arsitektur yang sangat khas dan lokasinya ditempat yang tidak biasa, menjadikan pura memiliki daya tarik untuk wisatawan kunjungi saat liburan ke Bali. Salah satu Pura di Bali yang sangat terkenal sampai ke mancanegara adalah Pura Tanah Lot.Pura Tanah Lot terletak di atas batu karang, dengan deburan ombak pantai yang menerpa karang dan juga beberapa goa kecil yang didalamnya dihuni beberapa ular berwarna belang putih hitam. Ular belang putih hitam ini bagi masyarakat lokal disebut sebagai ular suci Tanah Lot Bali. Tanah Lot Yang disebut dengan Pura Tanah Lot adalah pura yang berada di atas bongkahan batu karang di tengah pantai. Pura ini merupakan tempat pemujaan pada dewa laut, hal ini pula yang membuat pura ini dibangun di lokasi yang sangat dekat dengan laut. Wisatawan tidak diperbolehkan masuk ke dalam bangunan pura untuk menjaga kesucian dan kesakralan tempat ibadah ini.
Saat air pasang, kalian bisa melihat Pura Tanah Lot seperti mengapung di atas air. Lain halnya saat air surut, di bawah pura terdapat lubang-lubang kecil layaknya gua yang ditempati banyak ular ekor pipih dengan warna hitam berbelang kuning. Konon, ular ini adalah penjaga pura dan memiliki racun 3 kali lebih kuat dari ular kobra. Ular-ular ini relatif jinak dan tak akan menyerang kecuali jika diganggu. Keunikan lain dari Tanah Lot ini adalah adanya sumber mata air tawar yang disebut dengan Air Pabersih. Sumber mata air ini tentu saja merupakan sebuah keajaiban tersendiri karena terletak di tengah pantai yang berair asin. Menurut warga setempat, sumber mata air tawar ini pula yang menjadi salah satu alasan dipilihnya pantai ini sebagai lokasi pendirian Pura Tanah Lot karena dianggap sebagai tempat yang suci.
Tanah Lot berjarak sekitar 1 jam dari Bandara atau sekitar 45 menit dari Pantai Kuta yang merupakan tempat wisata populer di Bali lainnya. Tempat wisata ini banyak dikunjungi terutama saat menjelang sore karena pemandangan matahari terbenamnya yang terkenal cantik.
Tanah Lot berasal dari dua kata yaitu ‘tanah’ yang berarti pulau dan ‘lot’ yang berarti laut. Jika digabungkan, keduanya memiliki arti ‘pulau yang berada di tengah laut’. Selain dari asal usul nama, tempat wisata ini juga memiliki cerita atau legenda yang dipercaya sebagai awal mula berdirinya Pura Tanah Lot.

HARI PERTAMA
Pada pukul 06.00 (WIB) Semua mahasiswa,kru dan dosen pendamping bersiap-siap untuk berangkat dan meninggalkan Semarang menuju pulau Bali,sebelum menyebrang di pelabuhan Ketang semua rombongan singgah di rumah makan  Wahyu Utomo untuk makan siang,setelah makan siang perjalananpun dilanjutkan, PUKUL 19.30 (WIB) semua rombongan makan malam di RM Bromo Asri,setelah meninggalkan rumah makan dan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyebrang ke Pelabuhan Gilimanuk.

HARI KEDUA
Sesampainya di Pulau Bali

Setelah makan pagi di RM Soka indah langsung menuju ke Tanah Lot sekitar pukul 09.30 (WITA) langsung mengeksplore keindahan Tanah Lot yang ada di Pulau Bali. Setelah mengesplore tanah lot pemandu wisata yang ada di bus saya menjelaskan letak dan asal usul wisata yang saya kunjungi selama beberapa hari,setelah sampai ke Bedugul dan makan siang sekitar pukul 14.00 saya langsung mengeksplore danau tersebut.




Danau Beratan atau Bedugul,
Di Danau Bedugul saya dan teman teman tidk banyak melakukan aktifitas, aktifitas yang saya lakukan yaitu makan sambil menikmati pemandangan di danau bedugul dan berfoto foto bersama kawan kawan.



Pantai Kuta 
adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak kecamatan kuta, sebelah selatan Kota Denpasar,Bali. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali.
liburan ke Bali rasanya kurang afdhol rasanya kalau tidak dibarengi dengan berburu dan membeli berbagai macam oleh-oleh khas Bali. Dipantai kuta rombongan kami kurang tepat waktu dan tidak sempat menikmati sunset di pantai kuta. 

HARI KE TIGA

Setelah chek in hotel dan sarapan pagi pukul 07.00 (WITA) saya dan rombongan menuju Pasar Seni Sukawati untuk membeli oleh-oleh yang ada disana sekaligus mengeksplore pasar seni sukawati.


Pasar Sukawati adalah pasar Seni yang sangat terkenal sampai ke penjuru dunia. Pasar seni Sukawati terdapat di Desa Sukawati Kabupaten Gianyar. Jarak dari airport Denpasar sekitar tiga puluh kilometer, yang dapat di tempuh dengan mobil selama 45 menit tetapi apabila di kawal dengan mobil PATWAL  seperti bus saya mungking sekita 30 menit untuk sampai di pasar sukawati. Karena sangat terkenal, sebagian besar wisatawan yang liburan di Bali, akan menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pasar Seni Sukawati Pasar seni Sukawati sangat terkenal karena menjual pakaian dan kerajinan traditional khas Bali dengan harga yang sangat murah. Pakaian seperti Batik yang berciri khas Batik ornamen Bali.
kalian juga akan banyak melihat pakaian baik celana maupun baju, yang dapat anda gunakan di pantai dan harganya pun sangat murah dibandingkan dengan tempat lain. Jadi kalian dapat membeli oleh-oleh khas Bali, yang dapat anda berikan kepada teman dan keluarga anda, tanpa banyak menghabiskan biaya liburan.Semua harga yang ditawarkan disini, dapat kalian tawar. Jadi pintar-pintarlah untuk menawar. Selain pakaian dan Batik, di pasar traditional ini juga terdapat lukisan yang dapat anda beli. Aliran lukisan yang dijual seperti naturalis dan abstrak. Harga yang ditawarkan juga beranekaragam dan biasanya di pasar Pasar Seni Sukawati, harga ditentukan oleh ukuran lukisan.
Berjam-jam saya di pasar sukawati akhirnya rombongan bus saya beranjak pergi meninggalkan pasar seni sukawati dan menuju ke pertunjukan Tari Barong sekalian eksplore tari Barong,


Sesampainya di tempat pertunjukan Tari Barong saya langsung disambut oleh pedagang pernak pernik khas bali,setelah itu saya langsung masuk kedalam ruang pertunjukan untuk melihat tari Barong keris. Tari barong keris merupakan salah satu dari sekian banyak varian tari barong yang berkembang dalam masyarakat Bali. Tari ini telah dikemas menjadi tontonan yang menarik perhatian masyarakat awam, khususnya para wisatawan (baik domestik maupun mancanegara).
Tari ini ditampilkan secara reguler di daerah Batu Bulan, Gianyar. tari barong keris mengisahkan perseteruan abadi antara sosok Barong yang menjadi simbol kebaikan dengan Rangda yang memanifestasikan keburukan. Kedua tokoh ini terlibat pertarungan imbang yang tidak berkesudahan, satu sama lain tidak dapat saling menjatuhkan. Pertarungan abadi tersebut memiliki filosofi bahwa dalam kehidupan, kebaikan serta keburukan akan selalu hadir berdampingan dan saling menyeimbangkan. Tari barong keris mengemas filosofi tersebut dalam cerita yang terdiri dari lima babak.


BABAK PERTAMA
Dua orang penari muncul dan mereka adalah penggikut-penggikut dari Rangda yang sedang mencari penggikut-penggikut Dewi Kunti yang sedang dalam perjalanan untuk menemui patihnya.
BABAK KEDUA
Penggikut-penggikut Dewi Kunti tiba. Salah seorang pengikut Rangda berubah menjadi setan (Semacam Rangda) dan memasukkan roh jahat kepada penggikut Dewi Kunti yang menyebabkan mereka menjadi murka. Keduanya menemui patih dan bersama-sama menghadap Dewi Kunti.
BABAK KETIGA
Muncullah Dewi Kunti dengan anaknya Sahadewa dan Dewi Kunti telah berjanji kepada Rangda untuk menyerahkan Sahadewa sebagai korban. Sebenarnya Dewi Kunti tidak sampai hati mengorbankan anaknya Sahadewa kepada Rangda. Tetapi setan semacam Rangda memasukan roh jahat kepadanya yang menyebabkan Dewi Kunti bisa menjadi marah dan berniat mengorbankan anaknya serta memerintahkan kepada patihnya untuk membuang Sahadewa kedalam hutan dan Patih inipun tak luput dari kemasukkan roh jahat oleh setan kedalam hutan. Dan patih inipun tak luput dari kemasukkan roh jahat oleh setan kedalam dan menggikatkan dimuka istana Sang Rangda.
BABAK KEEMPAT
Turunlah Dewa Siwa dan memberikan keabadian kepada Sahadewa dan keabadian kepada Sahadewa dan keabadian ini tidak diketahui oleh Rangda, kemudian datanglah Rangda untuk mengoyak-koyak dan membunuh Sahadewa tetapi tidak dapat dibunuhnya karena kekebalan yang dianugrahkan oleh Dewa Siwa. Rangda menyerah kepada Sahadewa dan memohon untuk diselamatkan agar dengan demikian dia bisa masuk sorga, permintaan ini dipenuhi oleh Sahadewa dan Rangda mendapat Sorga.
BABAK KELIMA
Kalika adalah seorang penggikut Rangda menghadap Sahadewa. Penolakan ini menimbulkan perkelahian dan Kalika merubah rupa menjadi “ Babi Hutan” dan  didalam pertarungan antara Sahadewa melawan “ Babi Hutan “ Sahadewa mendapat kemenangan kemudian Kalika ( Babi Hutan ) ini merubah menjadi “ Burung” tetapi tetap dikalahkan. Dan akhirnya Kalika ( Burung ) berubah rupa lagi menjadi Rangda. Oleh karena saktinya Rangda ini maka Sahadewa tidak dapat membunuhnya dan akhirnya Sahadewa berubah berupa menjadi Barong. Karena sama saktinya maka pertarungan antara Barong melawan Rangda ini tidak ada yang menang dan dengan demikian pertarungan dan perkelahian ini berlangsung terus abadi “Kebajikan” melawan “Kebatilan” kemudian munculah pengikut-pengikut Barong masing-masing dengan kerisnya yang hendak menolong Barong dalam pertarungan melawan Rangda. Mereka ini semuanya pun tidak berhasil melumpuhkan kesaktian Sang Rangda.
Setelah pertunjukan Barong selesai sayapun berfoto-foto dengan pemain barong tersebut dengan memberikan uang seikhlasnya,perjalananpun dilanjutkan ke Dewata


Didewata bali ini banyak penjual yang menjual beraneka ragam souvenir bukan hanya souvenir yang dijual banyak macam-macamnya seperti baju dan hasil kerajinan lainnya.tempat di dewata cukup nyaman, bersih, dan memberikan pelayanan yang terbaik dan harga  yang disediakan  murah dan terjangkau untuk semua kalangan, karena di dewata pengunjung dapat membeli barang oleh oleh dengan uang secukupnya serta mendapatkan barang yang lebih banyak.
Dewata Bali Berada di lokasi daerah pariwisata sanur,Dan memiliki tempat parkir yang luas, musholla, aula, tempat makan yang lengkap. Setelah selesai berkunjung dan makan siang di Dewata Bali saya dan rombongan langsung menuju  Pantai Pandawa.



Ada beberapa aktivitas yang dapat di lakukan di pantai pandawa adalah Memancing, Bermain kanoe, Selancar, Berenang maupun sekedar bersantai sambil menikmati minuman ringan/Kelapa Muda, Tersedia  payung pantai dan kursi memanjang yang diatasnya terdapat sebuah payung.Setelah lelah bermain di pantai saya dan rombongan menuju ke pantai Jimbaran pukul 18.00 (WITA) Salah satu daerah tujuan wisata favorit di Bali yang harus di kunjungiyang berada wilayah Kabupaten Badung. Lokasi pantai letaknya, berdekatan dengan pantai Kedonganan yang sebagian masyarakatnya, memiliki mata pencaharian sebagai nelayan. Berbagai jenis ikan segar hasil tangkapan para nelayan, dijual di kedua pantai ini.
Pantai Jimbaran Bali adalah salah satu pantai pasir putih di pulau Bali yang sangat terkenal, pasirnya halus dan berwarna putih ke kuning – kuningan. Kebersihan di pantai ini selalu terjaga, karena ada petugas kebersihan yang bertugas membersihkan areal pantai.Dengan pemandangan pantainya yang indah, memiliki pasir putih serta pemadangan matahari terbenam, maka banyak hotel dipinggir pantai, sering menggelar berbagai acara di tepi pantai ini.
Setelah berjam-jam bersuka ria dan menyantap hidangan seafood di pantai jimbaran sekiranya pukul 22.00 sayapun menuju hotel untuk beristirahat dan perjalanan dilanjutkan keesokan harinya sekalian check out dari hotel

HARI KEEMPAT

Hari keempat dibali saya check out hotel dan sarapan pagi pukul 08.00 (WITA),Setelah makan pagi perjalananpun dilanjutkan menuju museum Perjuangan Rakyat Bali Seperti namanya, monumen yang terdapat museum ini menyimpan kenangan tentang kegigihan pejuang Bali sejak jaman kerajaan di Bali hingga merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia khususnya di daerah Bali.Monumen yang terletak di kawasan Lapangan Renon ini memang sangat menarik perhatian bagi semua orang karena tempatnya yang terawat dengan baik dan bersih dan lengkap dengan menara yang menjulang ke angkasa yang mempunyai arsitektur khas Bali yang indah. Lokasi monumen ini juga sangat strategis karena terletak di depan Kantor Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali yang juga di depan Gedung DPRD Provinsi Bali tepatnya di Lapangan Renon Nitimandala. Tempat ini merupakan tempat pertempuran jaman kemerdekaan antara rakyat Bali melawan pasukan penjajah. Perang ini terkenal dengan sebutan "Perang Puputan" yang berarti perang habis-habisan. Monumen ini didirikan untuk memberi penghormatan pada para pahlawan serta merupakan lambang penghormatan atas perjuangan rakyat Bali.
,Dari atas menara kita bisa melihat pemandangan kota Denpasar dan aktifitas di Lapangan Renon dan sekitarnya. Setelah berlama-lama di museum perjuangan rakyat Bali saya dan rombongan langsung menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk  menyebrang dan kembali ke Semarang pukul 10.00 (WIB).
Perjalanan ini tidak akan pernah saya lupakan karena dalam perjalanan  menyimpan sejuta keindahan disetiap langkahnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Filsafat Pendidikan.